Selasa, 19 Desember 2017

proposal usaha foto copy



ABASY FC








NIM: B11.2017.04612
KELOMPOK: B11.1.2
PROGDI: MANAJEMEN
FAKULTAS  EKONOMI DAN BISNIS
TAHUN 2017

KATA PENGANTAR


Puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, sehingga pemyusunan proposal ini dapat diselesaikan.
Proposal ini disusun dalam rangka memenuhi tugas Pengantar Teknologi Informasi untuk Tugas Ujian Tengah Semester
Keberhasilan dalam penyusunan proposal ini tidak lepas dari bantuan berbagai pihak. Untuk itu tak lupa penyusun mengucapkan terima kasih kepada :
Bapak Oki Setiono selaku pembimbing mata kuliah PTI
Orang tua yang telah memberikan bantuan moril dan materiil.
Berbagai yang telah memberikan bantuan, baik secara langsung maupun tidak langsung.
Penyusun menyadari bahwa proposal ini banyak kesalahan dan kekurangan, oleh karena itu kritik yang membangun dari semua pihak sangat kami harapkan demi kesempurnaan proposal ini. Penulis berharap proposal ini dapat bermanfaat bagi pembaca.


Semarang,                      2016

Penyusun
Uliya Rahmawati Abasy

DAFTAR ISI

Contents























DAFTAR GAMBAR


DAFTAR TABEL





















BAB I 

 MANAGEMEN USAHA


1.1.   LATAR BELAKANG

Perkembangan teknologi yang semakin pesat mengharuskan para pelaku usaha dan masyarakat untuk lebih cepat beradaptasi pada perkembangan teknologi tersebut. Hadirnya mesin fotocopy merupakan suatu bagian dari perkembangan teknologi tersebut yang sangat dirasakan manfaatnya. Mesin fotocopy ini sangat dibutuhkan bagi semua kalangan. Baik dari pelajar, mahasiswa, pegawai kantor, dan masyarakat pada umumnya.
Mesin fotocopy adalah peralatan kantor yang membuat salinan ke atas kertas dari dokumen, buku, maupun sumber lain. Mesin fotocopy zaman sekarang menggunakan xerografi, proses kering yang bekerja dengan bantuan listrik maupun panas. Biasanya dalam sebuah pekerjaan, mesin fotocopy sangat dibutuhkan untuk memperbanyak data dan dokumen secara singkat dan mudah. Kita dengan mudah memperbanyak gambar dan tulisan, tinggal tekan tombol, tunggu sejenak, semua pekerjaan penggandaan beres.
Sekarang ini, di kota Jepara sudah banyak usaha yang menyediakan jasa fotocopy namun, setelah kami amati di tempat fotocopy lain masih terdapat beberapa kekurangan. Diantaranya para pegawai kurang profesional, hasil fotocopy-an kurang memuaskan, jam kerja terbatas, dan fasilitas lain yang ditawarkan kurang lengkap.
Dari permasalahan-permasalahan di atas muncul obsesi dari kami untuk mendirikan usaha jasa foto copy yang lebih memuaskan pelanggan.

1.2.   VISI, MISI DAN MOTO ABASY FC

-          VISI                : menjadi mitra  yang baik dan di percayai oleh konsumen.
-          MISI               : memberikan layanan dengan kualitas terbaik dan
             terlengkap di bidang nya.
-          MOTTO         :
1.    RAMAH dalam pelayanan
2.    JUJUR dalam bekerja
3.    BERSIH dalam penyajian
4.    INDAH dalam penataan
5.    NYAMAN  bagi pengunjung

1.3.   PERENCANAAN

Usaha fotocopy Abasy FC merupakan usaha dalam bidang fotocopy yang di peruntukkan untuk segala kalangan yang menyediakan, jasa fotocopy, jilid, laminating, dan ATK.
konsep dari usaha jasa fotocopy kami ini adalah layanan prima 14 jam. Jadi, Abasy FC berusaha memberikan layanan terbaik bagi pelanggan yaitu dengan jam kerja 14 jam. Hal ini dimaksudkan agar para konsumen tidak kesulitan mencari tempat fotocopy yang buka 14 jam. Selain itu karyawan kami juga akan melayani dengan cepat, rapi, dan ramah.

1.3.1.  Perencanaan Awal

            Adapun langkah-langkah yang diambil adalah sebagai berikut:
·         Penataan Tempat Usaha
Prospek usaha fotocopy sangat menjanjikan dan pasar akan terus berkembang. Usaha foto copy di operasikan di Jalan Adipati No. 15 Desa Krasak Kec. Pecangaan Kab. Jepara
Berdasarkan tempat yang telah ditentukan oleh pemilik, pengelola melakukan penataan usaha yang menjadi prioritas utama atas dasar penyesuaian situasi dan kondisi yang nyata.
·         Penyediaan Sarana dan Prasarana
1.      Penyediaan mesin fotocopy.
2.      Kertas dengan berbagai ukuran dan ketebalan.
3.      Penyediaan tinta mesin fotocopy.
4.      Penyediaan mesin laminating
5.      Penyediaan alat pemotong kertas
6.      Penyediaan etalase.
7.      Penyediaan meja.
8.      Penyediaan alat-alat untuk menjilid berupa:
     @ Staples besar
     @ Staples kecil
     @ Cutter
     @ Mistar
     @ Lakban
9.      Sarana dan prasarana penunjang lainnya sesuai dengan kebutuhan.
·         Rencana Manajemen Keuangan
·         Rencana Manajemen Sumber Daya Manusia
Table 1.1 rincian pengeluaran
RINCIAN PENGELUARAN DANA YANG DIBUTUHKAN "ABASY FC"





NO
NAMA BARANG
JUMLAH BARANG
HARGA/SATU
JUMLAH HARGA
1
MESIN FOTOCOY
1
 Rp          25,000.000
 Rp    25,000.000
2
KERTAS (F4, A4, Q)
100
 Rp                   29.000
 Rp       2,900.000
3
TINTA MESIN FC
3
 Rp                125.000
 Rp          375.000
4
ETALASE
1
 Rp             1,500.000
 Rp       1,500.000
5
MEJA DAN KURSI
1
 Rp                300.000
 Rp          300.000
6
ALAT PEMOTONG KERTAS
1
 Rp                300.000
 Rp          300.000
7
MESIN LAMINATING
1
 Rp             1,000.000
 Rp       1,000.000
8
STAPLES BESAR
1
 Rp                300.000
 Rp          300.000
9
STAPLES SEDANG
1
 Rp                200.000
 Rp          200.000
10
STAPLES KECIL
1
 Rp                   27.000
 Rp             27.000
11
STAPLES PALING KECIL
2
 Rp                   10.000
 Rp             20.000
12
CUTTER
2
 Rp                   10.000
 Rp             20.000
13
MISTAR BESI
2
 Rp                     5.000
 Rp             10.000
14
LAIN-LAIN


 Rp       2,500.000
15
MODAL KERJA


 Rp       1,000.000

TOTAL
 Rp    35,452.000

a.      Jabatan dan uraian tugas
1.      Pemilik
Berperan sebagai kasir dan sekaligus sebagai penaggung jawab operasional
2.      Karyawan
Berperan sebagai pelaksana pengoperasian mesin foto copy sekaligus melayani konsumen
b.      Jam Kerja
Toko fotocopy “ ABASY FC “ menggunakan jam kerja hari senin s/d minggu (siang jam 06.00-18.00, malam 19.00-21.00)

1.4.   TUJUAN USAHA

a.       Menerapkan konsep wirausaha dalam melakukan usaha bisnis fotocopy.
b.      Usaha jasa fotocopy yang kami buat dapat diterima oleh konsumen khususnya dari orang-orang sekitar yaitu pelajar, mahasiswa, pegawai kantor, dan masyarakat pada umumnya.
c.      Menambah pengalaman dalam membuat rencana bisnis, proses pembuatan, cara memasarkan, dan pengelolaan keuntungan yang diperoleh dari hasil penjualan.
d.      Terciptanya usaha yang mendatangkan keuntungan bagi mahasiswa, dan juga memberi peluang / kesempatan kerja bagi masyarakat luas serta dapat memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam bidang dunia usaha.

1.5.   MANFAAT

Usaha jasa fotocopy kami ini bermanfaat untuk:
a)      Meringankan dan memperingkas pekerjaan para pelajar, mahasiswa, para pekerja, dan masyaraka tsekitar dalam memperbanyak dokumen atau berkas.
b)      Menyediakan berbagai macam ATK yang digunakan para pengguna alat tulis.
c)      Memenuhi kebutuhan dan permintaan para konsumen.







BAB II 

STRATEGI PEMASARAN


2.1.  SEGMENTASI, TARGETING DAN POSITIONING

2.1.1.      Segmentasi

Yang menjadi segmen dari usaha foto copy adalah semua segmen pasar (umum).

2.1.2.      Targeting

Yang menjadi target market adalah Pelajar, Pegawai, dan karyawan serta masyarakat pada umumnya

2.1.3.      Positioning

Kami ingin menciptakan image atau citra perusahaan di benak konsumen sebagai tempat fotocopy yang berkualitas dengan harga yang pas.

2.2.PENAWARAN

2.2.1.      Perkembangan penawaran saat ini

Perkembangan penawaran disektor usaha foto copy pada saat ini memang umum di lingkungan kampus. Hal tersebut disebabkan karena sektor usaha ini sudah dibidik secara serius. Oleh karena itu, agar usaha foto copy menjadi lebih baik maka perlu peningkatan penawaran yang memberikan nilai lebih bagi konsumen dengan cara mendiskon harga dengan ketentuan yang berlaku.

2.2.2.      Prospek penawaran di masa yang akan datang

Mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha foto copy pada masa yang akan datang, maka perlu adanya penawaran produk yang memberikan nilai lebih dan manfaat bagi konsumen. Penawaran tersebut akan semakin variatif (lebih banyak produk yang ditawarkan dalam hal ini tidak dimiliki oleh pesaing) maupun lebih kompetitif (dilihat dari kualitas kertas dan hasil copy dan harga dalam hal ini tidak terlalu diperhitungkan dikarenakan para pesaing juga melakukan banting harga) maka karena sudah ditunjang dengan perangkat teknologi informasi yang memberikan kemudahan dalam melakukan transaksi atau sebatas bertukar informasi.

2.3.PROGRAM PEMASARAN

2.3.1.      Tingkat pelayanan

Dalam usaha ini kami memberikan layanan yang memuaskan melalui layanan langsung, pemesanan dan tepat waktu pekerjaan .

2.3.2.      Penetapan harga

Penetapan harga yang akan dilakukan adalah dengan menetapkan harga berdasarkan tingkat keberlangsungan usaha, dimana kami mencari keuntungan yang relatif sehingga dapat menjalankan usaha secara kontinyu untuk meningkatkan pangsa pasar.

2.4. PROMOSI

Promosi merupakan objek vital dalam bidang pemasaran, karena dalam promosi produk itu sendiri bisa dikenalkan kepada konsumen. Tetapi dalam hal pemasaran fotocopy tidak memerlukan promosi berlebihan karena langsung berhubungan dengan konsumen dan mesin fotocopy.

2.5.STRATEGI PEMASARAN

2.5.1.      Pemasaran Produk

Beberapa cara memasaran produk saya adalah dengan :
a)    Melakukan promosi via people ( teman, saudara dan  masyarakat).
b)    Melakukan promosi dengan menggunakan brosur atau flayer-flayer.

2.5.2.      Tingkat Pelayanan

Dalam usaha ini, kami memberikan pelayanan yang memuaskan melalui layanan langsung 14 jam, pegawai yang ramah dan cekatan, serta tepat waktu pekerjaan.

2.5.3.       Penetapan Harga

Penetapan harga yang akan dilakukan adalah dengan menetapkan harga berdasarkan tingkat keberlangsungan usaha, dimana kami mencari keuntungan yang relatif sehingga dapat menjalankan usaha secara continue untuk meningkatkan pangsa pasar.








BAB III

 ANALISIS


3.1.  KELAYAKAN DENGAN ANALISIS SWOT

            Bisnis fotocopy sekarang ini jika kita melihat pangsa pasar yang setiap harinya sangat membutuhkan mesin fotocopy atau jasa fotocopy. Dalam bisnis ini sudah layak dilakukan sebab sistem internal yang dimiliki seperti: lokasi, modal, SDM, dan sarana dan prasarana sudah bisa tercukupi secare efektif dan efisien. Jika melihat sisi eksternal bisnis ini juga layak dilakukan karena pangsa pasar yang jelas dan lokasi yang cukup strategis. Penentuan ketentuan yang diperoleh untuk mencapai BEP antara total pengeluaran dan total pendapatan sangat cepat dicapai. Untuk pengambilan keputusan mengenai kelayakan bisnis perlu mengambil analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threats), adapun analisisnya adalah sebagai berikut:
1.      Strength (Kekuatan)
ü  Sumber daya manusia yang unggul baik dari segi kuantitas maupun kualitas.
ü  Memiliki modal yang cukup.
ü  Kemampuan dalam tataran konsep dan praktek.
ü  Hasil fotocopy yang bagus karena mesin baru dan terawat.
ü  Kemampuan melakukan pengembangan usaha karena dari unit usaha ini akan mampu menyediakan kebutuhan dan keinginan yang lain.
ü  Memiliki relasi bisnis fotocopy yang banyak.
2.      Weakness (Kelemahan)
ü  Pengelola masih berstatus mahasiswa, memungkinkan fungsi kontrol yang kurang baik.
ü  Sulitnya koordinasi antara pemilik usaha dengan pengelola usaha.
3.      Opportunity (Peluang)
ü  Kecenderungan mahasiswa memfotocopy daripada membeli buku.
ü  Dekat dengan pangsa pasar dan aktivitas administrasi.
ü  Mampu mengerjakan pekerjaan dalam partai besar karena pengelola memiliki akses yang banyak.
4.      Threats (Tantangan)
ü  Mengalami kesulitan dalam perkembangan usaha, karena usaha baru berada pada fase perintis.
ü  Tingginya biaya operasional ketika usaha baru mulai berdiri.
ü  Belum memahami karakter konsumen.

3.2. BREAK EVENT POINT

Ø Perkiraan Break Event Point (BEP)
Perkiraan dihitung melalui rata-rata penghasilan bersih perbulan:
Pendapatan Rata-rata:
            90 X 500 X 200                                                          =  Rp 9.000.000,-

Table 2 biaya yang dikeluarkan
BIAYA YANG DIKELUARKAN SELAMA SATU BULAN "ABASY FC"





NO
BEBAN
JUMLAH BEBAN
BIAYA
JUMLAH BIAYA
1
TINTA
90
 Rp               2,500
 Rp           225,000
2
KERTAS
90
 Rp            29,000
 Rp       2,610,000
3
LISTRIK 1 BULAN
1
 Rp          270,000
 Rp           270,000
4
TENAGA KERJA

 Rp          500,000
 Rp           500,000
5
LAIN-LAIN

 Rp          500,000
 Rp           500,000

TOTAL
 Rp       4,105,000

Laba bersih                                                                              =  Rp 4.807.500,-

BEP = Harga mesin fotocopy (Canon ir 6570 Rp 25.000.000,-)
                                    Laba bersih

BEP = Rp 25.000.000,-   = 5,20
            Rp 4.807.500,-

Jadi BEP dapat dilakukan pada 6 bulan bisnis berjalan dengan operasi mesin sebanyak 90 rim/bulan.






BAB IV 

 PENUTUP


4.1.  KESIMPULAN

Dari hasil analisis beberapa faktor, ternyata usaha fotocopy mampu memberikan hasil yang baik dan dapat dikatakan layak untuk dijalankan. Mengingat adanya peluang yang besar dalam usaha fotocopy pada masa yang akan datang. Dewasa ini, kalau kita cermati, permintaan akan fotocopy semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kepentingan masyarakat dalam meminimalisasi biaya.

4.2.  SARAN

Dalam menjalankan usaha fotocopy, yang perlu diperhatikan adalah mengenai bagaimana menjaga kualitas hasil fotocopy yang baik, menjaga stabilitas stock kertas serta mencari segmen yang tepat. juga menentukan dalam harga pasar, dan yang tak kalah penting adalah menjaga kualitas pelayanan terhadap konsumen.

 video cara menggunakan foto copy